Flamingballofwreckage.net – Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Korea Selatan. Shin Tae-yong, pelatih yang saat ini mengelola Persija Jakarta, dijatuhi sanksi oleh Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) selama 10 tahun. Sanksi ini mengakibatkan pelatih berusia 55 tahun tersebut dilarang beraktivitas di segala aspek sepak bola domestik di Korea Selatan.
Keputusan ini diambil setelah Shin dipecat dari klub K League, Ulsan HD, tahun lalu, sebagai konsekuensi dari berbagai kontroversi yang mengelilinginya. KFA menindaklanjuti rekomendasi dari Pusat Etika Olahraga Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan, yang menyatakan adanya pelanggaran berat dalam tindakan Shin.
Pelanggaran yang dituduhkan menyebabkan KFA memutuskan untuk menggelar sidang pada Juli 2026, untuk menentukan hukuman yang tepat. Menurut regulasi KFA, pelanggaran berat dapat menyebabkan skorsing keanggotaan hingga 10 tahun atau bahkan seumur hidup.
Meskipun sanksi ini tergolong sangat berat, dampaknya terhadap karier internasional Shin Tae-yong masih menjadi tanda tanya. Saat ini, ia terikat kontrak selama tiga tahun dengan Persija Jakarta, yang dimulai pada Juni 2026. Sanksi tersebut hanyalah berlaku untuk kompetisi domestik di Korea Selatan, sehingga kemungkinan besar Shin masih dapat melanjutkan perannya di klub Liga 1 Indonesia tersebut.
Merespons hukuman ini, Shin Tae-yong menyatakan bahwa ia merasa tidak diperlakukan adil dan tengah mempertimbangkan untuk mengajukan banding. “Ada banyak hal yang tidak adil, tetapi saya tidak ingin mengganggu anak-anak saya di Korea,” ujar Shin. Saat ini, fokusnya tetap pada tugasnya di Persija Jakarta, dengan harapan masalah ini tidak berkembang menjadi isu internasional.