Festival Topeng Cirebon Digelar untuk Promosi Wisata Lokal

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, Jawa Barat, akan menyelenggarakan Festival Topeng Internasional pada November 2026. Acara ini bertujuan untuk memperkuat promosi wisata budaya dan mengenalkan seni topeng Cirebon ke kancah global.

Kepala Disbudpar, Agus Sukmanjaya, menjelaskan bahwa festival tersebut akan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan International Mask Festival (IMF) yang berbasis di Solo, yang memiliki pengalaman lebih dari sepuluh tahun dalam menggelar kegiatan serupa. Rangkaian acara dimulai dengan Festival Topeng di Solo pada 13-14 November, diikuti dengan penjemputan delegasi pada 15 November, dan pementasan di Cirebon pada 16 November.

Penyelenggaraan festival ini juga dijadikan kesempatan bagi Cirebon untuk belajar menggelar acara bertaraf internasional. “Kami masih baru dalam mengadakan event internasional, jadi IMF Solo memberikan pendampingan,” tutur Agus. Saat ini, tiga negara, yaitu Korea Selatan, Myanmar, dan Malaysia, telah memastikan keikutsertaan mereka, sementara panitia masih menunggu konfirmasi dari beberapa grup kesenian Korea Selatan serta delegasi dari Spanyol dan Taiwan.

Festival ini direncanakan berlangsung di Taman Air Goa Sunyaragi, salah satu destinasi wisata sejarah di Cirebon. Selain pertunjukan seni, Disbudpar juga mempertimbangkan untuk mengadakan lokakarya yang melibatkan seniman internasional guna memperkuat pertukaran pengetahuan dan budaya.

Agus juga mengusulkan agar topeng yang dibawa peserta dari negara lain dihibahkan untuk menambah koleksi Museum Topeng di Cirebon. Penambahan koleksi ini diharapkan dapat berfungsi sebagai alat diplomasi budaya serta meningkatkan daya tarik Cirebon sebagai destinasi wisata budaya global.

Baca Juga  Kunjungan Wisatawan ke KEK Mandalika 2025 Capai 1,4 Juta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *