Warisan Leluhur Tak Boleh Punah, MPSI dan Warga Rangkai Malind Maklew

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Masyarakat di Kampung Wanam, Kabupaten Merauke, berupaya merangkai kembali sejarah marga Sub-Suku Malind Maklew melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar pada Selasa, 8 September 2026. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI) bekerja sama dengan Pemerintah Kampung setempat dan dihadiri oleh warga masyarakat.

FGD ini bertujuan untuk mendokumentasikan cerita asal-usul keluarga, hubungan kekerabatan, serta perkembangan permukiman yang telah berlangsung dari generasi ke generasi. Pengetahuan yang umumnya disampaikan melalui cerita lisan kini mulai ditulis untuk menjadi bahan dokumentasi sejarah masyarakat Wanam yang lebih formal. Kegiatan ini dianggap penting, mengingat banyak informasi sejarah yang saat ini hanya tersimpan dalam ingatan para tetua.

Selama forum berlangsung, peserta sepakat bahwa penelusuran mengenai sekitar 12 marga di Kampung Wanam perlu dilakukan secara bertahap. Setiap marga memiliki riwayat dan cabang keluarga yang berbeda, sehingga diperlukan keterlibatan jauh lebih mendalam dari para tetua adat, kepala keluarga, serta tokoh masyarakat.

Direktur Eksekutif MPSI, Noor Azhari, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses pendokumentasian tersebut. Menurutnya, MPSI hanya berfungsi sebagai fasilitator dalam pengumpulan informasi. “Sejarah adalah milik masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu, setiap informasi yang dikumpulkan harus dikonfirmasi dan diverifikasi bersama dengan masing-masing marga,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat identitas dan warisan budaya masyarakat Wanam, serta memastikan bahwa sejarah mereka tidak hilang seiring berjalannya waktu.

Baca Juga  Puasa Asyura: Keutamaan dan Anjuran Rasulullah SAW

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *