Flamingballofwreckage.net – Penyaluran minyak goreng rakyat Minyakita oleh Perum Bulog di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mencapai 1,37 juta liter. Langkah ini diambil untuk menjaga keterjangkauan harga dan daya beli masyarakat setempat. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengungkapkan bahwa harga eceran tertinggi (HET) untuk produk tersebut ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter.
Informasi ini disampaikan saat menerima kunjungan kerja Komisi IV DPR RI dalam masa reses Persidangan IV Tahun Sidang 2025-2026. Kegiatan ini berlangsung di Kompleks Pergudangan Batu Cermin, Kantor Cabang Bulog Labuan Bajo, NTT. Dalam kesempatan tersebut, Komisi IV juga menilai ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan lainnya, termasuk beras.
Ahmad Rizal menjelaskan bahwa penyaluran Minyakita di wilayah Labuan Bajo sendiri mencapai 37.908 liter, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menstabilkan harga pangan di daerah. Dia juga menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pemangku kepentingan demi ketahanan pangan nasional.
Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, dilakukan juga penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat. Sebanyak 20 paket bantuan disalurkan kepada warga Desa Batu Cermin, serta pompa air untuk umat Gereja Maria Bunda Segala Bangsa. Penyerahan ini dilakukan secara langsung oleh Ketua Komisi IV DPR RI bersama Dirut Perum Bulog, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan kegiatan ini, diharapkan kepercayaan publik terhadap peran strategis Bulog semakin meningkat, serta mendukung misi mereka dalam menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.