Flamingballofwreckage.net – Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) menerima penghargaan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas kontribusi dalam pengembangan energi panas bumi di Indonesia. Penghargaan ini diberikan dalam acara Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition (IIGCE) ke-10 yang dilaksanakan di Jakarta.
Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi Kementerian ATR/BPN, Deni Santoso, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut mencerminkan kontribusi nyata kementerian dalam memfasilitasi proyek-proyek geotermal. Dukungan kementerian mencakup pengadaan tanah untuk proyek pengembangan geotermal, terutama yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).
Kementerian ATR/BPN berperan penting dalam memberikan kepastian hukum atas tanah yang digunakan untuk proyek-proyek tersebut. Deni menjelaskan bahwa peran mereka tidak hanya di tahap awal, tetapi juga dalam menyelesaikan sengketa pertanahan yang mungkin muncul.
Penghargaan ini diharapkan dapat memacu Kementerian ATR/BPN untuk menggandeng lebih banyak pihak, termasuk Kementerian ESDM, dalam upaya meningkatkan pengembangan geotermal. Dukungan dalam aspek pertanahan diharapkan memberikan kepastian hukum, yang krusial dalam mendukung proyek energi terbarukan nasional.
Dengan semakin banyaknya proyek geotermal yang berjalan, kementerian berharap dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara penghasil energi terbarukan terkemuka. Ke depan, kolaborasi yang lebih solid diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengembangan sumber daya energi, khususnya yang bersifat terbarukan.