Flamingballofwreckage.net – Setelah berdiri selama 44 tahun, Gajah Mada Plaza di Jakarta kini melakukan transformasi besar dengan mengubah namanya menjadi Lippo Icon Gajah Mada. Pembaruan ini tidak hanya mencakup perubahan nama tetapi juga menyentuh komposisi tenant, di mana lebih dari 60% penyewa baru telah hadir, menciptakan suasana yang lebih modern dan dinamis.
Pusat perbelanjaan ini kini mengusung konsep lifestyle hub dengan desain yang lebih elegan, terlihat dari penggunaan warna emas yang memperkuat identitasnya. Lippo Icon Gajah Mada mencatat tingkat okupansi sekitar 90%, dengan tenant yang menawarkan berbagai kategori, mulai dari kuliner, fashion, hingga kebutuhan sehari-hari.
Transformasi ini merupakan bagian dari strategi PT Lippo Malls Indonesia untuk mempertahankan relevansi aset mereka di tengah perubahan kebutuhan masyarakat dan perkembangan wilayah. Menurut Chief Marketing Officer Lippo Malls, Santiwati Basuki, renovasi ini bertujuan menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung.
Salah satu faktor yang mendasari perubahan ini adalah rencana pengembangan MRT Jakarta Koridor 2, yang akan menghubungkan kawasan kota dengan Ancol Barat. Dengan meningkatnya aksesibilitas transportasi, pengelola mengharapkan pertumbuhan aktivitas komersial di sekitar lokasi.
Direktur Mal Gajah Mada Plaza, Pahala Situmeang, mengungkapkan bahwa transformasi ini bertujuan menjadikan mal sebagai komunitas yang mendukung perkembangan kawasan. Perubahan konsep ini juga mencerminkan perubahan peran pusat perbelanjaan yang kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat berbelanja tetapi juga tempat berkumpul sosial.
Sebagai bagian dari perayaan transformasi, Lippo Icon Gajah Mada menggelar acara bertajuk ‘Shop & Celebrate’ dari 20 hingga 30 Agustus 2026, dengan penampilan spesial dari artis ternama. Kegiatan ini tidak hanya merayakan perjalanan mal, tetapi juga memperkenalkan identitas baru kepada masyarakat. Melalui revitalisasi ini, Lippo Icon Gajah Mada siap memasuki era baru sebagai tujuan lifestyle yang lebih modern dan relevan.