Agrinas Palma Ditunjuk Kelola 400 Ribu Hektare Kebun Sawit Baru

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – PT Agrinas Palma Nusantara telah menerima penugasan dari pemerintah untuk membuka 400 ribu hektare kebun sawit baru. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan dan energi nasional. Penugasan ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara, Mohammad Abdul Ghani, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta.

Abdul Ghani menjelaskan bahwa selain kebun sawit, perusahaan juga ditugaskan untuk mengembangkan kedelai seluas 400 ribu hektare, singkong seluas 300 ribu hektare yang akan dimanfaatkan sebagai bahan baku bioetanol, dan jagung seluas 250 ribu hektare. Dalam rencana yang lebih luas, Agrinas juga berupaya mereaktivasi fasilitas produksi biodiesel di Rengat, Riau, dengan kapasitas 600 ribu ton yang dijadwalkan beroperasi kembali pada akhir tahun 2027.

Di sektor hilir, perusahaan ini berencana membangun pabrik pengolahan singkong menjadi bioetanol dengan kapasitas 185 ribu ton, yang ditargetkan siap pada tahun 2030. Saat ini, Agrinas telah mengelola sekitar 4,1 juta hektare areal perkebunan, termasuk 730 ribu hektare kebun sawit yang telah terverifikasi dan 850 ribu hektare lainnya yang belum terverifikasi.

Perusahaan juga menargetkan pembangunan kebun plasma seluas 250 ribu hektare. Kebun plasma adalah skema kemitraan antara perusahaan dan masyarakat, di mana perusahaan diwajibkan memfasilitasi pembangunan kebun bagi masyarakat sebanyak minimal 20 persen dari luas areal yang dikelola. Sebagai tahap awal, Agrinas berencana mengembangkan kebun plasma seluas 1.500 hektare di Sumatera Utara dengan dukungan Kementerian Koperasi.

Baca Juga  Sekolah di Jakarta Tawarkan Program Setengah Hari untuk Fleksibilitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *