TEP Unair Tinjau 1.000 Sapi untuk Dukung Ketahanan Pangan

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) dari Universitas Airlangga (Unair) baru-baru ini melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap sekitar 1.000 ekor sapi di Distrik Prafi, Manokwari, Papua Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung kesehatan ternak dan memastikan ketahanan pangan di daerah tersebut melalui program Posyandu Ternak Keliling.

Kementerian Transmigrasi mengungkapkan bahwa dari pemeriksaan tersebut, antara 150 hingga 250 ekor sapi membutuhkan perhatian lebih lanjut setelah mendapatkan layanan awal. Salah satu peternak, Siswanto, menyatakan bahwa inisiatif ini sangat bermanfaat, karena mereka dapat memeriksakan sapi dan memperoleh obat cacing tanpa biaya.

Layanan Posyandu Ternak Keliling ini diinisiasi untuk mengatasi masalah kurangnya pemeriksaan kesehatan ternak secara rutin di Prafi, yang dapat memperlambat deteksi penyakit pada sapi-sapi milik warga. Tim kesehatan ternak mendatangi lokasi peternakan untuk melakukan pemeriksaan, pengobatan, dan memberikan pelatihan medis bagi para peternak mengenai kesehatan, reproduksi, dan pakan sapi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebagian besar sapi yang diperiksa mengalami cacingan dan gangguan parasit. TEP Unair juga mencatat rekam medis untuk memonitor keadaan kesehatan sapi sehingga peternak dapat mengelola pemeliharaannya dengan lebih baik.

Program ini mencakup pendataan ternak dan pemberian vaksin, serta pengembangan pakan alternatif dari sumber lokal, seperti pelepah sawit. Inisiatif ini tidak hanya mendukung lebih dari 50 peternak setempat, tetapi juga melatih kader ternak agar dapat melanjutkan pendampingan setelah program berakhir.

Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, telah meninjau langsung hasil dari program pendampingan ini. Kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai percepatan pembangunan dan swasembada pangan di Papua.

Baca Juga  Mobil Listrik di Kamboja Capai 9.065 Unit Terdaftar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *