Polisi dan Warga Gelar Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Melenyu

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Tim gabungan yang terdiri dari Polsek Muara Wahau, Polres Kutai Timur, serta masyarakat setempat, terus melakukan pencarian terhadap Rifki, seorang pemuda berusia 22 tahun yang dilaporkan tenggelam di Sungai Melenyu 2, pada Minggu (31/5) lalu. Korban, yang bekerja sebagai karyawan di PT Dharma Satya Nusantara (DAN) Tbk, hanyut saat berenang melintasi sungai tersebut bersama tiga rekannya.

Kejadian bermula ketika Rifki dan teman-temannya sedang berekreasi di lokasi tersebut. Setelah menikmati waktu bersama, mereka berusaha menyeberangi sungai yang saat itu arusnya cukup deras. Pada pukul 17.00 Wita, Rifki dan dua rekannya kembali berenang ke lokasi tenda mereka, namun di tengah perjalanan, Rifki diduga kelelahan dan terseret arus. Rekan-rekannya yang juga mengalami kelelahan tidak dapat memberikan bantuan, sehingga Rifki hilang dari pandangan.

Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, melalui Kapolsek Muara Wahau, Iptu Sumartono, mengungkapkan bahwa pencarian yang memasuki hari kedua tersebut melibatkan lima personel Polri, 15 anggota keamanan PT DSN, empat penyelam tradisional, dan sekitar 10 warga. Penyisiran difokuskan di area yang diperkirakan menjadi lokasi korban terbawa arus.

Semua tim yang terlibat diingatkan untuk mengutamakan keselamatan diri selama proses pencarian. Istri korban, Musdalifah, beserta keluarga juga berada di posko pencarian untuk menunggu informasi terbaru tentang Rifki. Kapolres berharap agar korban dapat segera ditemukan dan mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai dengan arus deras.

Baca Juga  Bangun Kepercayaan, Masyarakat dan Pemerintah Hadapi Krisis Ekonomi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *