Pertamina NRE Tingkatkan Budaya K3 untuk Cegah Kecelakaan Besar

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) berkomitmen untuk memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) guna mencegah kecelakaan besar dalam operasionalnya. Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis, menyampaikan bahwa pencegahan kecelakaan besar harus dimulai dari kepemimpinan yang konsisten dalam menempatkan keselamatan sebagai aspek utama dalam setiap keputusan.

John Anis menekankan bahwa seluruh pekerja perlu terlibat aktif, bukan hanya pihak yang berfokus pada fungsi HSSE. Menurutnya, untuk mencapai tujuan ini, setiap karyawan harus memiliki kompetensi dan keberanian untuk mengidentifikasi serta mengendalikan risiko kerja. Pertamina NRE juga menerapkan tiga peraturan utama yang dikenal sebagai “golden rules”, yaitu kepatuhan, intervensi, dan kepedulian, untuk memastikan setiap pekerja mematuhi prosedur keselamatan dan mampu menghentikan aktivitas yang berpotensi membahayakan.

Dalam beberapa bulan terakhir, Pertamina NRE mencatat lebih dari 6 juta jam kerja aman dengan tingkat kecelakaan yang sangat rendah, termasuk mencatatkan Total Recordable Incident Rate (TRIR) sebesar 0,00 dan tidak ada insiden fatal. Ini mencerminkan usaha yang serius dalam memperkuat pengendalian risiko selama kegiatan operasional.

Di akhir bulan Agustus, Pertamina NRE menyelenggarakan “Grand HSSE Meeting SH PNRE 2026” di PT Jawa Satu Power, Cilamaya, Karawang, yang bertujuan untuk memperkuat kepemimpinan dalam keselamatan dan disiplin kerja dalam rangka mendukung operasional yang aman dan berkelanjutan. PT Jawa Satu Power sendiri merupakan salah satu aset strategis Pertamina NRE dengan kapasitas terpasang mencapai 1.760 MW, terintegrasi dengan berbagai infrastruktur dalam sistem energi gas.

Baca Juga  KAI Tingkatkan Aksesibilitas Aglomerasi Jawa Tengah dengan Kereta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *