MENKEU PURBAYA TIDAK SIAPKAN INTERVENSI UNTUK IHSG

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Situasi terkini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan penurunan yang signifikan, mengalami koreksi lebih dari 4 persen pada perdagangan Kamis, 4 Juni 2026. Menanggapi kondisi ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pihaknya tidak merencanakan intervensi khusus. Ia menekankan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan berpotensi untuk mendukung pemulihan IHSG ke depan.

Purbaya menjelaskan di Kompleks Parlemen, Jakarta, bahwa meskipun IHSG menghadapi tekanan, indikator ekonomi seperti inflasi yang berada di level 3,08 persen pada Mei 2026 dan penerimaan pajak yang tumbuh 16,1 persen di tahun yang sama, menjadi sinyal positif bagi pasar. Ia meyakini, kinerja ekonomi yang kuat akan menjadi dasar bagi penilaian harga saham yang lebih baik.

Mengamati situasi pasar, pengamat pasar modal Hendra Wardana menilai penurunan IHSG mencerminkan adanya krisis kepercayaan yang signifikan di kalangan investor. Menurutnya, faktor internal seperti kebijakan ekspor dan arus keluar dana asing turut memperburuk situasi, meski sebagian bursa saham Asia justru menunjukkan penguatan. Hal ini menandakan bahwa masalah yang dihadapi pasar domestik lebih banyak berasal dari faktor internal ketimbang eksternal.

Sebagai langkah menjaga stabilitas perekonomian dan sentimen pasar, Purbaya memastikan komitmen untuk menjaga kinerja ekonomi Indonesia. Dengan pergerakan IHSG pada level 5.694,91 pada pagi hari tersebut, fokus para pelaku pasar kini tertuju pada perkembangan selanjutnya dan potensi pemulihan yang bisa terjadi dalam waktu dekat.

Baca Juga  Keunggulan The All New Carens yang Memikat di IIMS 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *