Flamingballofwreckage.net – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Balongan di Indramayu, Jawa Barat, melaporkan keberhasilan mencapai 3.862.708 jam kerja aman tanpa insiden atau kecelakaan kerja antara 1 Januari hingga 31 Agustus 2026. Capaian ini diungkapkan oleh Executive General Manager perusahaan, Yulianto Triwibowo, yang menyatakan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil kolaborasi dan dedikasi seluruh tim di kilang.
Yulianto menyoroti pentingnya prestasi keselamatan kerja dalam memastikan kelancaran operasi kilang, yang mencakup kegiatan produksi dan pemeliharaan. Pada triwulan kedua 2026, Kilang Balongan juga berhasil mencatat kinerja sebesar 106,89 persen, melampaui target yang ditetapkan sebesar 105 persen. Dalam upaya mengurangi dampak lingkungan, kilang ini berhasil menekan nyala api flare, yang berdampak baik pada pengurangan emisi gas rumah kaca sekaligus meningkatkan efisiensi pemanfaatan energi.
Lebih jauh, perusahaan mencatat penghematan lebih dari Rp100 miliar per tahun berkat perbaikan dan perubahan pola operasi pompa. Selain itu, kilang ini juga mulai uji coba pengolahan minyak jelantah menjadi produk bernilai seperti propylene, LPG, dan gasoline.
Yulianto menekankan pentingnya kesiapan operasional dan keselamatan dalam pelaksanaan pemeliharaan mendatang, yang mencakup proyek Change Over Single Point Mooring (SPM) berkapasitas 165.000 DWT yang direncanakan pada Oktober 2026. Sementara itu, Pjs Area Manager Communication, Relation and CSR, Andromedo Cahyo Purnomo, menegaskan dukungan lingkungan sekitar yang kondusif terhadap kinerja perusahaan dan pentingnya pelaksanaan tanggung jawab sosial masyarakat.