Flamingballofwreckage.net – Dua pelaut dilaporkan hilang, sementara 23 lainnya berhasil dievakuasi setelah sebuah kapal tanker minyak, El Gaia, diserang di Selat Hormuz. Pusat Keamanan Maritim Oman mengonfirmasi bahwa insiden terjadi saat kapal berbendera Panama tersebut terpaksa ditarik ke pelabuhan Oman pada Selasa, setelah ruang mesinnya dilanda api.
Menurut informasi resmi, kapal tersebut diserang ketika berada sekitar 1,3 mil laut dari Semenanjung Musandam. Muncul perbedaan klaim mengenai insiden ini. Pada Senin, Garda Revolusi Iran menyebutkan bahwa kapal menabrak ranjau laut dan terbakar di rute yang mereka anggap berbahaya. Sebaliknya, pihak militer Amerika Serikat membantah klaim Iran, menyatakan bahwa kapal tersebut sebenarnya telah diserang rudal Iran bulan sebelumnya dan kembali diserang oleh drone baru-baru ini.
Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) juga mengkonfirmasi kebakaran di kapal yang diduga terkena proyektil tidak dikenal saat melintas di Selat Hormuz. Insiden serupa juga pernah terjadi sebelumnya, di mana dua pelaut asal Filipina tewas dalam serangan di kapal supertanker milik Arab Saudi.
Selat Hormuz merupakan jalur vital penyaluran minyak dan gas global, di mana hampir satu perlima pengiriman melintasi wilayah ini. Dalam beberapa bulan terakhir, serangan rudal dan drone Iran serta langkah-langkah blokade dari Angkatan Laut AS telah menyebabkan ketegangan meningkat di kawasan tersebut. Meski terdapat upaya awal untuk mencapai kesepakatan de-eskalasi, situasi tetap mencekam karena Iran menegaskan tidak akan menyerahkan kendali atas jalur perairan yang strategis ini.