IHSG Turun, Investor Cautious Akibat Kenaikan Harga Minyak

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan pada Kamis sore, tergerus oleh meningkatnya ketidakpastian di pasar akibat kenaikan harga minyak mentah global. IHSG turun sebesar 19,17 poin atau 0,30 persen, mencapai level 6.315,31. Di sisi lain, indeks LQ45 yang mencakup 45 saham unggulan, juga turun 5,43 poin atau 0,86 persen ke posisi 627,12.

Menurut Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, penurunan ini disebabkan oleh kekhawatiran pasar terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah yang mendorong harga minyak mentah melonjak. Pada perdagangan hari itu, IHSG menunjukkan volatilitas yang signifikan dan sempat mengalami rebound yang didorong oleh saham-saham sektor energi dan komoditas.

Kenaikan harga minyak mentah jenis WTI dan Brent masing-masing berada di atas 89 dan 97 dolar AS per barel, menjadikan investor lebih berhati-hati. Ratna memproyeksikan bahwa IHSG akan terus bergerak dalam konsolidasi dengan kemungkinan penurunan, terutama menjelang akhir pekan. Dia menambahkan, jika IHSG turun di bawah level MA5 sekitar 6.279, potensi untuk mencapai support selanjutnya di angka 6.200-6.250 cukup besar.

Sementara itu, analisis sektor menunjukkan enam sektor mengalami penguatan, di mana sektor properti naik 3,20 persen. Sektor yang tertekan antara lain barang konsumen non-primer yang turun 1,08 persen. Frekuensi perdagangan saham mencatatkan sebanyak 3.148.000 transaksi dengan nilai total Rp23,88 triliun.

Di bursa saham regional Asia, indeks Nikkei dan Hang Seng pun menunjukkan penguatan, sedangkan indeks Strait Times mengalami penurunan, memperlihatkan dinamika yang bervariasi di kalangan investor global.

Baca Juga  Bapanas: Harga Cabai Rawit Capai Rp42.405 per Kg dan Bawang Merah Rp38.540 per Kg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *