Probolinggo Lakukan Monev Tiket Daring Wisata Gunung Bromo

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) terkait implementasi tiket daring di kawasan wisata Gunung Bromo pada 14-15 Mei 2026. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Heri Mulyadi, melibatkan berbagai instansi seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta operator jeep wisata Bromo.

Heri Mulyadi menjelaskan bahwa monev ini merupakan langkah lanjut dari penerapan regulasi yang mewajibkan wisatawan membeli tiket secara daring sebelum memasuki kawasan wisata. Setiap kendaraan jeep yang mengangkut wisatawan diwajibkan memiliki tiket sesuai jumlah penumpangnya. Sistem ini bertujuan menciptakan tata kelola pariwisata yang lebih tertib dan profesional, sekaligus mempermudah pelayanan serta pendataan pengunjung secara akurat.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan tiket di titik kontrol pertigaan Desa Wonotoro. Wisatawan yang belum memiliki tiket diarahkan kembali ke Desa Jetak untuk melakukan pembelian daring. Sementara itu, wisatawan yang telah memiliki tiket dapat langsung melakukan pemindaian barcode sebelum masuk.

Heri menambahkan bahwa sistem tiket daring juga mendukung administrasi klaim asuransi jika terjadi insiden yang tidak diinginkan. Dengan demikian, data wisatawan dapat tercatat secara lebih baik, memudahkan proses administrasi dan klaim.

Pemerintah setempat akan terus melakukan sosialisasi kepada operator dan pelaku usaha pariwisata untuk memastikan kelancaran penerapan sistem. Heri berharap bahwa implementasi tiket daring dapat meningkatkan kenyamanan dan pelayanan yang lebih aman serta profesional di kawasan Gunung Bromo.

Baca Juga  Trump Kurangi Penjualan Senjata ke Anggota NATO untuk Timbunan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *