SNLIK 2026: 62,51% Warga Tahu Simpanan Bank Dijamin

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2026 mengungkapkan bahwa 62,51 persen responden mengetahui bahwa simpanan mereka di bank dijamin. Dalam konferensi pers di Jakarta, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan bahwa dari kelompok ini, hanya 46,31 persen yang mengetahui mengenai keberadaan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Meski pemahaman mengenai jaminan simpanan di bank cukup baik, kesadaran mengenai program penjaminan polis asuransi masih sangat rendah, dengan hanya 12,47 persen penduduk berusia 15-79 tahun yang menyadari bahwa polis asuransi mereka dijamin. Ini menandakan perlunya peningkatan edukasi di bidang literasi keuangan.

Anggito Abimanyu, Ketua Dewan Komisioner LPS, menjelaskan bahwa hasil survei ini memberikan petunjuk mengenai segmen masyarakat yang perlu mendapat perhatian lebih dalam edukasi. Sektor yang paling membutuhkan penguatan adalah masyarakat berpendidikan SMA atau lebih rendah, dengan penghasilan di bawah Rp3,5 juta dan simpanan di bawah Rp100 juta.

LPS berencana untuk meningkatkan penyampaian informasi di berbagai titik interaksi nasabah, seperti saat pembukaan rekening dan dalam aplikasi perbankan. Edukasi juga akan diperluas ke pasar dan lembaga keuangan lokal untuk menjangkau masyarakat lebih luas, terutama di daerah perdesaan.

Dari empat kesimpulan utama yang dihasilkan, Anggito menekankan pentingnya literasi keuangan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat. Dengan penggunaan pendekatan yang lebih spesifik, edukasi diharapkan bisa lebih efektif sesuai karakteristik kelompok sasaran.

Baca Juga  Cuaca BMKG 8 Februari: Waspada Hujan Lebat di Jawa Barat dan NTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *