Flamingballofwreckage.net – Penyaluran dana untuk proyek penataan objek wisata Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) di Kota Bengkulu telah mencapai Rp24,14 miliar. Dana ini berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), yang terkontrak total Rp37,12 miliar, sesuai pernyataan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Bengkulu, Zaid Burhan Ibrahim, pada Rabu lalu.
Proyek strategis nasional ini bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur pariwisata di kawasan DDTS, dengan harapan dapat menarik lebih banyak wisatawan. Penataan ini dilakukan di lahan seluas lima hektare yang telah dibebaskan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu. Zaid menjelaskan bahwa alokasi anggaran ini diharapkan mendukung pengembangan pariwisata lokal, menjadikan DDTS salah satu destinasi unggulan di kota tersebut.
Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan penataan ini rampung pada akhir tahun 2026. Zaid menambahkan bahwa proyek ini tidak hanya akan meningkatkan daya tarik wisata, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat setempat. Pengembangan destinasi wisata ini berpotensi membuka peluang usaha bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta mendorong pertumbuhan sektor pendukung lainnya.
Kantor Wilayah DJPb Bengkulu berkomitmen untuk mengawal penyaluran anggaran proyek agar sesuai peruntukan dan tepat sasaran, dalam upaya memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan. Dengan langkah ini, diharapkan pengembangan DDTS dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi komunitas lokal dan sektor pariwisata Kota Bengkulu.