Pantau Stok Secara Realtime untuk Menghindari Kekosongan

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Pengamat kebijakan energi, Sofyano Zakaria, menegaskan pentingnya Pertamina dan pemerintah dalam memperkuat pemantauan stok bahan bakar minyak (BBM) secara real-time. Hal ini bertujuan untuk mencegah terulangnya gangguan pasokan yang dapat memicu antrean panjang di SPBU. Menurut Sofyano, pemantauan harus mencakup kesiapan mobil tangki, keandalan jalur distribusi, serta kapasitas pelayanan di setiap SPBU.

Sofyano menyatakan, pemerintah perlu membantu Pertamina dalam mengidentifikasi penyebab kelangkaan pasokan. Ia menyebutkan beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab, seperti ketersediaan bahan baku, gangguan logistik, keterbatasan infrastruktur, serta lonjakan permintaan. Hal ini disampaikannya saat dihubungi melalui telepon pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Lebih lanjut, ia menekankan perlunya koordinasi yang lebih baik antara Pertamina, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pemerintah daerah, serta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Sofyano juga menyoroti peran penting pemerintah daerah yang harus memahami kondisi di wilayah masing-masing. Selain itu, aparat penegak hukum diharapkan dapat berperan aktif dalam mencegah penimbunan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi oleh oknum tertentu.

Sofyano menekankan, kejadian serupa yang pernah terjadi di Bali tidak boleh terulang. Ia mencantumkan beberapa indikator untuk mengukur keberhasilan, seperti ketersediaan stok yang cukup, penurunan antrean di SPBU, ketepatan pengiriman, serta peningkatan pelayanan. Semoga langkah-langkah ini dapat mengurangi pengaduan masyarakat terkait pasokan BBM di masa mendatang.

Baca Juga  Jokowi Naikkan Kasus Ijazah Palsu ke Tahap Penyidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *