Minyak Dunia Capai 100 Dolar AS, Ekonom Sebut Kenaikan BBM Logis

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Lonjakan harga minyak mentah dunia yang kini telah menembus angka di atas 100 dolar AS per barel mulai berimbas pada penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi di Indonesia. Ekonom dari Universitas Airlangga, Wisnu Wibowo, mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini merupakan faktor logis yang muncul akibat memanasnya geopolitik di Timur Tengah, terutama terkait ketegangan antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.

Wisnu menjelaskan bahwa skema penetapan harga BBM non-subsidi di Indonesia didasarkan pada mekanisme pasar internasional, mengacu pada tren harga minyak dunia dan acuan Mean of Platts Singapore (MOPS). Ia menegaskan bahwa saat ini kenaikan harga BBM non-subsidi masih tergolong moderat, berkisar antara 5 hingga 10 persen.

Pada awal Maret 2026, Pertamina telah menaikkan harga beberapa produk non-subsidi, di mana Pertamax kini dijual seharga Rp12.300 per liter, meningkat dari Rp11.800. Pertamax Green (RON 95) dibanderol Rp12.900, sementara Pertamax Turbo dijual Rp13.100 per liter. Di sektor mesin diesel, Dexlite mengalami kenaikan menjadi Rp14.200 dan Pertamina Dex menjadi Rp14.500 per liter. Namun, pemerintah tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar untuk menjaga daya beli masyarakat.

Wisnu juga menambahkan bahwa fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga minyak global dapat berpengaruh signifikan terhadap anggaran negara. Ia mencatat bahwa setiap kenaikan harga minyak sebesar 1 dolar AS dapat menambah beban APBN hingga Rp6,7 triliun.

Di tengah tekanan kondisi global, harga BBM di Indonesia tetap relatif stabil dibandingkan negara-negara tetangga di Asia Tenggara, seperti Singapura, Thailand, dan Vietnam yang mengalami lonjakan harga lebih signifikan. Sementara di Malaysia, harga tetap terjaga berkat subsidi besar dari pemerintahnya. Menurut Wisnu, perbandingan ini menunjukkan bahwa Indonesia masih berada dalam posisi stabil di tengah dinamika pasar global.

Baca Juga  Rekomendasi Film Seputar HIV/AIDS untuk Hari AIDS Sedunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *