Menko IPK: 2.961 Penerbangan Terhambat Akibat Erupsi GAK

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Aktivitas vulkanik yang meningkat dari Gunung Anak Krakatau (GAK) berdampak besar pada penerbangan di Indonesia, dengan total 2.961 penerbangan terganggu selama tiga hari terakhir. Dampak ini terdiri dari 2.339 penerbangan domestik dan 622 penerbangan internasional. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, mengungkapkan angka tersebut saat mengunjungi Posko Penanganan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada hari Senin.

Sebanyak 341.000 penumpang turut merasakan dampak langsung dari pembatalan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik yang luas, yang memaksa beberapa bandara utama dan pendukung di sekitar Jakarta untuk ditutup dalam waktu sementara. Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II, Taufiq Kiemas, Husein Sastranegara, Budiarto, hingga Pondok Cabe terpaksa menghentikan operasi akibat kondisi tersebut.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah telah menyiapkan lima bandara alternatif yang akan beroperasi selama 24 jam, yaitu Bandara Kertajati di Jawa Barat, Ahmad Yani di Semarang, Adi Soemarmo di Surakarta, Yogyakarta International Airport, dan Juanda di Surabaya. Langkah ini diambil untuk meminimalisir penumpukan penumpang dan menjaga kelancaran konektivitas nasional.

Pemerintah juga secara aktif memantau kondisi Gunung Anak Krakatau melalui koordinasi lintas instansi, memastikan keselamatan penerbangan serta pelayanan yang optimal bagi masyarakat yang terkena dampak. Situasi ini menekankan pentingnya kewaspadaan dalam menghadapi potensi bencana alam yang dapat memengaruhi sektor transportasi udara di Indonesia.

Baca Juga  Pemkab Padang Pariaman Siapkan Data untuk Program Kemenaker

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *