Flamingballofwreckage.net – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, meluncurkan program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum untuk meningkatkan budaya K3 di industri. Kegiatan ini berlangsung di Jakarta dan diikuti oleh sekitar 2.100 peserta pada tahap kedua yang dilaksanakan pada Rabu.
Yassierli menekankan pentingnya program ini dalam memperkuat kesadaran akan praktik K3 di tempat kerja. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan akan Ahli K3 di berbagai sektor industri, terutama dalam konteks risiko kecelakaan kerja dan tuntutan kepatuhan terhadap peraturan. “Dengan adanya program ini, kami berharap untuk memperluas akses pekerja terhadap kompetensi K3 yang semakin diperlukan dalam dunia kerja,” jelasnya.
Program ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk mengakselerasi pencapaian tujuan keselamatan dan kesehatan kerja. Pada batch pertama, dalam jumlah peserta yang sama, sekitar 1.700 orang berhasil lulus sertifikasi, menunjukkan tingginya antusiasme dan komitmen dalam mengadopsi budaya K3.
Yassierli juga mengapresiasi para Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) yang berkontribusi dengan menggratiskan kegiatan pembinaan ini. Ia menambahkan bahwa penguatan kompetensi K3 tidak hanya berbicara tentang kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga berfokus pada perlindungan pekerja dan keberlangsungan usaha.
Program sertifikasi ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pekerja, seiring dengan meningkatnya kebutuhan industri akan Ahli K3, menunjukkan upaya berkelanjutan pemerintah dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif.