IHSG Menguat ke 5.943 Didukung Aksi Bargain Hunting Investor

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan penguatan pada Rabu sore, ditutup naik 17,04 poin atau 0,29 persen di angka 5.943,02. Kenaikan ini dipicu oleh aksi beli yang dilakukan oleh investor setelah IHSG sebelumnya mencatatkan level terendah dalam tiga bulan terakhir.

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nicodemus, menjelaskan bahwa pasar mendapatkan dukungan dari investor yang melakukan bargain hunting pada saham-saham yang dianggap murah. Ia menambahkan, pergerakan ini terjadi setelah IHSG mengalami penurunan selama dua sesi berturut-turut.

Perhatian pelaku pasar juga tertuju pada sinyal dovish dari Federal Reserve Amerika Serikat (AS) menjelang rilis data inflasi. Presiden Federal Reserve Bank of New York, John Williams, mengindikasikan kemungkinan satu kali kenaikan suku bunga tambahan tahun ini, tetapi pengetatan lebih lanjut mungkin tidak diperlukan hingga 2027. Selain itu, Dana Moneter Internasional (IMF) meningkatkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk 2026 menjadi 5,1 persen, didorong oleh upaya pemerintah dalam meningkatkan daya beli masyarakat.

Pada perdagangan hari itu, IHSG bertahan di zona positif hingga penutupan. Dari delapan sektor yang terlihat, sektor teknologi memimpin penguatan dengan kenaikan 2,76 persen, diikuti sektor properti dan barang konsumen primer. Di sisi lain, sektor barang konsumen non primer mengalami penurunan 0,72 persen.

Frekuensi perdagangan saham tercatat mencapai 1,47 juta transaksi, dengan total nilai saham yang diperdagangkan mencapai Rp11,22 triliun. Dari 1.014 saham yang terdaftar, 291 saham mencatatkan kenaikan, sementara 342 mengalami penurunan. Sementara itu, bursa saham Asia menunjukkan variasi, dengan Indeks Nikkei naik 0,10 persen, sementara indeks lainnya seperti Kospi dan Shanghai mengalami penurunan.

Baca Juga  Tarif Hemat Jakarta Keliling Kota Seharian Cuma Satu Rupiah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *