Gencatan Dagang AS-China, Trump Rencana Kunjungi Beijing 2026

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah merencanakan kunjungan resmi ke Beijing pada April 2026. Kunjungan ini muncul di tengah gencatan senjata dagang yang masih rapuh antara AS dan China, yang berhasil dicapai pada akhir Oktober 2025. Peristiwa ini dipandang sebagai kesempatan crucial untuk memperbaiki hubungan ekonomi antara kedua negara, yang merupakan dua perekonomian terbesar di dunia.

Kesepakatan yang dicapai selama pertemuan Trump dan Presiden China Xi Jinping di KTT APEC di Busan, Korea Selatan, berfungsi sebagai penghalang terhadap eskalasi konflik yang bisa mengganggu perekonomian global. Dalam kerangka kesepakatan tersebut, AS sepakat untuk menurunkan tarif terhadap barang-barang asal China dan menunda penerapan pembatasan ekspor baru. Sebaliknya, China berkomitmen untuk menangguhkan kontrol ekspor rare earth dan membeli sejumlah besar kedelai dari AS.

Neil Thomas dari Asia Society menyatakan bahwa prioritas jangka pendek bagi pihak China adalah mempertahankan gencatan senjata dagang dan menciptakan suasana yang kondusif menjelang kunjungan Trump. Namun, usaha China untuk meyakinkan pemerintah AS agar melonggarkan kontrol ekspor tetap dihadapkan pada tantangan, terutama agar tidak memicu reaksi negatif dari Washington.

Li Chenggang, Wakil Menteri Perdagangan China, diakui sebagai sosok penting dalam menjaga kesepakatan ini. Ia diharapkan mengambil peran utama dalam negosiasi yang akan berlangsung. Meskipun sebelumnya menerima kritik, banyak diplomat dan pelaku usaha melihat Li sebagai figur cerdas dan pragmatis dalam menjalani proses perundingan. Kunjungan Trump ke Beijing diperkirakan akan memiliki dampak signifikan terhadap hubungan dagang kedua negara.

Baca Juga  Lando Norris Sabet Pole Sprint di GP Sao Paulo, Piastri Ketiga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *