BSN Targetkan Sertifikasi 1.050 UMKM Setiap Tahun di Indonesia

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Badan Standardisasi Nasional (BSN) menargetkan untuk sertifikasi 1.050 produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setiap tahunnya guna meningkatkan daya saing di pasar domestik dan internasional. Hal ini disampaikan oleh Kepala BSN, Donny Purnomo Januardhi Effyandono, dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VII DPR-RI yang berlangsung di Jakarta pada Senin.

Donny menjelaskan bahwa dukungan terhadap sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pelaku UMKM sangat penting. Sertifikat SNI diharapkan akan memudahkan produk UMKM dalam penetrasi pasar yang lebih luas, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Saat ini, produk UMKM masih menghadapi tantangan untuk bersaing di pasar domestik, dan sertifikasi SNI dianggap kunci untuk meningkatkan daya saing tersebut.

Berdasarkan data yang ada, dari lebih 64 juta pelaku UMKM di Indonesia, hanya sekitar 1 juta yang telah tersertifikasi. Jumlah ini dianggap sangat minim, sehingga BSN berkomitmen untuk meningkatkan capaian sertifikasi. Selain itu, BSN juga berencana untuk melakukan sosialisasi kepada lebih dari 20 ribu pelaku UMKM guna mendukung pencapaian target tersebut.

Rapat dengan Komisi VII DPR-RI juga menghasilkan kesepakatan terkait penambahan anggaran untuk sertifikasi UMKM, dari yang awalnya hanya menargetkan 105 UMKM menjadi 1.050 UMKM, dengan total anggaran mencapai Rp82 miliar. Di samping itu, BSN merencanakan pengajuan anggaran sebesar Rp300 miliar untuk tahun 2027.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan dapat mendukung pelaku UMKM agar produk-produk mereka lebih mampu bersaing di pasar yang lebih luas dan meningkatkan kontribusi ekonomi nasional.

Baca Juga  Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan Dengan Potensi Hujan Ringan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *