Bahlil Targetkan Divestasi Saham Freeport Selesai Q1 2026

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Divestasi saham 10 persen PT Freeport Indonesia untuk pemerintah daerah Papua dijadwalkan selesai pada kuartal pertama 2026. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan informasi ini setelah bertemu dengan Gubernur Papua, Mathius Derek Fakhiri, di Kompleks Parlemen Jakarta.

Pertemuan yang berlangsung pada Kamis tersebut membahas berbagai isu, termasuk rencana divestasi yang dianggap sebagai langkah vital dalam memberikan hak kepada masyarakat Papua. Bahlil menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan proses ini tepat waktu, seraya menyatakan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah akan diperkuat dalam upaya ini.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga menyampaikan rencananya mengenai pemberian 10 persen saham kepada orang asli Papua. Ketua Komite Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP-OKP), Velix Wanggai, mengungkapkan bahwa arahan presiden itu menjadi fokus pembahasan, terutama dalam menentukan skema divestasi yang tepat.

Gubernur Fakhiri menekankan pentingnya kolaborasi dengan gubernur-gubernur Papua lainnya untuk membahas arahan tersebut sebelum disampaikan ke kementerian terkait. Bahlil dan Fakhiri optimis bahwa dengan adanya langkah-langkah tersebut, hak-hak masyarakat Papua dalam mengelola sumber daya alam dapat terwujud.

Proses divestasi ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan target penyelesaian pada kuartal pertama 2026, langkah ini dinilai sebagai langkah maju dalam pembangunan berkelanjutan di Papua.

Baca Juga  OJK: Dampak Aksi Demonstrasi pada Volatilitas Pasar Saham Terbatas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *