ASITA NTT Sebut Penipuan Terancam Rusak Citra Pariwisata Labuan Bajo

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Kasus penipuan paket wisata premium yang terjadi di Labuan Bajo menimbulkan dampak negatif terhadap citra pariwisata di daerah tersebut. Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Nusa Tenggara Timur menegaskan bahwa insiden ini dapat menurunkan kepercayaan wisatawan untuk berkunjung. Ketua ASITA NTT, Oyan Kristian, menyatakan bahwa kasus ini berpotensi membuat wisatawan ragu dalam melakukan reservasi perjalanan.

Penipuan ini melibatkan agen wisata tidak resmi yang diduga membawa kabur uang senilai Rp244,2 juta milik LN, seorang pelaku usaha pariwisata asal Kanada. Selain itu, 22 wisatawan mancanegara asal Tiongkok terlantar karena kapal yang dijanjikan oleh pelaku tidak disewa. Oyan menegaskan pentingnya agen perjalanan resmi yang memiliki izin usaha di NTT untuk terlibat dalam proses reservasi dan pembelian tiket ke destinasi wisata seperti Taman Nasional Komodo.

Ia mengusulkan pemerintah perlu memperkuat tata kelola destinasi secara terintegrasi dan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik. Oyan juga menyarankan akses pembelian tiket melalui aplikasi SIORA harus diberikan kepada agen perjalanan yang sah. Sosialisasi kepada wisatawan tentang pentingnya menggunakan jasa pelaku usaha pariwisata resmi juga dianggap krusial.

Pemerintah diharapkan segera mengambil tindakan tegas untuk menertibkan pelaku usaha ilegal, guna mencegah terulangnya kasus serupa. Satreskrim Polres Manggarai Barat telah menangkap pelaku berinisial SO, seorang warga Bekasi yang tinggal di Labuan Bajo. Dengan langkah-langkah ini, harapannya citra pariwisata Labuan Bajo dapat dipulihkan dan kepercayaan wisatawan kembali terjaga.

Baca Juga  Saksikan Episode Baru Titus The Detective Dari Steamburg 28 Des 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *