Pemulihan Trauma Anak dengan Psychological First Aid dan Permainan Tradisional

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Psychological First Aid (PFA) berbasis permainan tradisional diterapkan oleh tim Pengabdian Universitas Negeri Padang (UNP) untuk membantu pemulihan kondisi psikososial anak-anak pascabencana. Program ini dilaksanakan di Nagari Malalak Utara pada tanggal 30-31 Juli 2026, seiring meningkatnya kebutuhan mental anak-anak setelah mengalami trauma akibat bencana.

Inisiatif ini didanai oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Dipimpin oleh psikolog Devi Lusiria, program ini bertujuan memberikan dukungan awal yang ramah anak dan berbasiskan komunitas lokal. Melibatkan 10 pendamping lokal, pelatihan pada hari pertama berfokus pada pengenalan prinsip dasar PFA, termasuk teknik mendengarkan dan mengidentifikasi respons trauma tanpa tekanan.

Wali Nagari Malalak Utara, Abdul Hamid, menyambut positif program ini, menekankan pentingnya partisipasi masyarakat setempat dalam menciptakan suasana aman bagi anak-anak. “Penguatan kapasitas masyarakat sangat krusial karena mereka yang paling dekat dengan anak-anak,” ungkapnya.

Pada hari kedua, tim melakukan aktivitas dengan 20 anak melalui permainan tradisional seperti egrang, congklak, dan gasing. Permainan tersebut bertujuan untuk membangun komunikasi, melatih konsentrasi, serta membantu anak mengekspresikan emosi dengan cara yang menyenangkan. Kombinasi PFA dengan budaya lokal diharapkan dapat menjadi model pendampingan yang relevan dan bermanfaat.

Program ini juga menekankan pentingnya merujuk kasus-kasus individu yang memerlukan bantuan profesional lebih lanjut. Salah satu pendamping lokal, Ret, merasa pelatihan memberikan wawasan baru dalam berinteraksi dengan anak-anak, menegaskan bahwa kehadiran orang dewasa yang peka sangat mendukung proses pemulihan psikologis anak setelah bencana.

Baca Juga  Pembunuhan: Keduanya Masuk Neraka, Apa Penyebabnya? Ini Penjelasannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *