Teleskop Hubble Temukan Tanda Tabrakan Purba di Bima Sakti

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Penemuan baru dari Teleskop Antariksa Hubble mengungkapkan sejarah pembentukan Galaksi Bima Sakti yang mengalami tabrakan besar dengan sebuah galaksi katai sekitar 11,8 miliar tahun lalu. Hal ini diungkapkan oleh tim astronom yang dipimpin oleh Davide Massari dari Observatorium Astrophysics and Space Science di Bologna, Italia.

Penggabungan antar-galaksi merupakan salah satu mekanisme utama dalam pembentukan galaksi. Meneliti jejak dari kerapuhan sejarah Bima Sakti membutuhkan upaya besar dalam menganalisis sisa-sisa objek purba. “Galaksi Bima Sakti adalah rumah kita, tetapi asal-usulnya masih menjadi misteri,” kata Massari, menekankan pentingnya penelitian ini.

Dalam studi tersebut, tim berhasil mengidentifikasi gugus bintang bola yang tidak terhubung dengan Bima Sakti atau galaksi Gaia-Sausage-Enceladus (GSE), yang juga berasosiasi dengan tabrakan galaksi dan terjadi sekitar 10 miliar tahun lalu. Populasi ini teridentifikasi berasal dari galaksi LKH, yang merupakan kepanjangan dari Low-energy–Kraken–Heracles, yang menyatu dengan Bima Sakti 11,8 miliar tahun lalu.

Chiara Zerbinati, astronom yang berkontribusi dalam penelitian ini, menjelaskan bahwa Hubble memungkinkan pengukuran usia dan kandungan logam dari gugus-gugus tersebut dengan presisi tinggi. Analisis menyeluruh ini memberikan informasi mengenai ukuran dan masa galaksi LKH, yang diperkirakan memiliki massa setara dengan 500 juta kali massa matahari.

Publikasi hasil penelitian ini di jurnal Nature Astronomy pada 17 Agustus menawarkan perspektif baru mengenai evolusi Bima Sakti. Massari menyatakan bahwa temuan ini menunjukkan bahwa evolusi galaksi tidak hanya dipengaruhi oleh bintang-bintang yang lahir di dalamnya, tetapi juga dipengaruhi oleh galaksi lain. Dengan ini, pemahaman terhadap sejarah Galaksi Bima Sakti semakin dalam dan kompleks.

Baca Juga  Pertagas Tingkatkan Kualitas Hidup 70 Lansia dengan Pemeriksaan Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *