Hitung Mundur Artemis II, Misi Berawak NASA ke Bulan

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Misi Artemis II, peluncuran berawak pertama NASA menuju eksplorasi Bulan, dijadwalkan akan berlangsung pada Rabu (1/4) pukul 18.24 EDT. Misi ini menandakan langkah penting dalam pengembangan teknologi untuk eksplorasi luar angkasa jangka panjang, termasuk kemungkinan misi ke Mars di masa depan. Dalam misi tersebut, roket Space Launch System (SLS) dan pesawat ruang angkasa Orion akan membawa empat astronaut selama sepuluh hari.

Para insinyur NASA telah melakukan persiapan yang mendetail, termasuk menghidupkan perangkat keras penerbangan dan mempersiapkan sistem kriogenik untuk pengisian bahan bakar dengan ratusan ribu galon hidrogen dan oksigen cair. Mereka juga memastikan semua mesin dan koneksi berfungsi optimal. Saat ini, roket SLS sudah memasuki tahap akhir persiapan, termasuk pengisian tangki sistem peredam suara untuk mengurangi dampak suara saat lepas landas.

Keempat astronaut yang terlibat dalam misi ini adalah Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen. Mereka telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan di karantina untuk menjaga kondisi fisik saat peluncuran. Selain itu, mereka juga mengikuti jadwal tidur dan nutrisi yang ketat untuk memastikan kebugaran mereka.

Di Kompleks Peluncuran 39B, proses menuju peluncuran telah memasuki fase kritis. Semua personel, kecuali mereka yang terlibat langsung dalam persiapan peluncuran, akan meninggalkan area tersebut. Tim akan memulai pengaturan urutan peluncuran yang melibatkan pengaturan ribuan perintah penting sebelum lepas landas, termasuk mengganti udara dalam rongga roket dengan nitrogen inert sebagai langkah keselamatan.

Dengan peluncuran ini, NASA berupaya untuk mendorong batasan eksplorasi manusia di luar angkasa dan menandai titik sejarah baru dalam perjalanan menuju Bulan dan Mars.

Baca Juga  BPOM Jalin Kerja Sama dengan FDA AS demi Keamanan Ekspor RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *