Warisan Sejarah Indonesia Menarik Perhatian di Kaledonia Baru

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Peringatan kedatangan pekerja Jawa ke Kaledonia Baru berlangsung meriah di Baie de l’Orphelinat, Noumea, pada 16 Februari 2023. Acara ini menandai 130 tahun sejarah migrasi yang dimulai sejak 1893, ketika sejumlah pekerja Jawa dibawa ke wilayah seberang laut Prancis tersebut. Meski hujan mengguyur, puluhan diaspora Indonesia, terutama keturunan Jawa, tetap hadir untuk merayakan momen bersejarah ini.

Peringatan tidak hanya dilaksanakan di Noumea, tetapi juga di berbagai kota lain di Kaledonia Baru sepanjang bulan Februari. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk perwakilan dari Komisaris Tinggi Prancis dan Wali Kota Noumea, yang menunjukkan pengakuan terhadap kontribusi diaspora Indonesia dalam pembangunan sosial, politik, dan ekonomi wilayah tersebut. Kaledonia Baru, yang terletak lebih dekat ke Jakarta daripada Paris, memiliki sejarah yang terkait erat dengan eksploitasi sumber daya alam, terutama nikel, yang ditemukan pada tahun 1864.

Migrasi pekerja Jawa ini dimotivasi oleh peluang ekonomi yang ditawarkan di era kolonial. Banyak dari mereka yang datang ke Kaledonia Baru tanpa informasi yang memadai dan akhirnya berakar di sana. Saat ini, keturunan mereka telah menduduki berbagai posisi penting, mulai dari tenaga medis hingga pejabat pemerintah. Museum Kota Noumea menyimpan catatan sejarah mereka, menunjukkan bagaimana pekerja tersebut menetap di wilayah itu setelah kontrak mereka habis.

Dengan semakin terbatasnya riset tentang kontribusi sejarah Indonesia di Kaledonia Baru, acara ini mengajak akademisi dan pakar sejarah untuk menggali lebih dalam warisan yang ada. Pentingnya sejarah ini tak hanya terletak pada pengakuan, tetapi juga untuk refleksi dan penerapan kebijaksanaan dalam konteks masa kini.

Baca Juga  Trump Dorong Jutaan Kedatangan untuk Piala Dunia dan Olimpiade 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *