Flamingballofwreckage.net – Ribuan pemuda dari berbagai gereja di lingkungan Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) menggelar prosesi Jalan Salib di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, menjelang Hari Raya Jumat Agung. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis malam (2/4) hingga Jumat pagi (3/4) dan dihadiri oleh Wali Kota Kupang, Christian Widodo, yang membuka event ini di Taman Nostalgia.
Prosesi yang sudah dilaksanakan untuk kali kesepuluh ini melibatkan perjalanan rohani dengan melewati sepuluh etape dan sembilan gereja. Rutenya dimulai dari Taman Nostalgia dan berakhir di Gereja Pohonitas Manulai II, melalui berbagai gereja seperti Gereja Kota Baru dan Gereja Syalom.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menekankan bahwa Jalan Salib bukan sekadar seremonial, melainkan memiliki makna spiritual yang dalam. Ia menyampaikan bahwa prosesi ini adalah perjalanan batin yang mencerminkan pengorbanan, penderitaan, serta harapan akan kebangkitan.
Pihak keamanan turut menjaga ketertiban selama prosesi berlangsung, untuk memastikan kegiatan berjalan dengan aman. Etape yang dilalui dalam prosesi ini melambangkan perjalanan sengsara Yesus, termasuk peristiwa-peristiwa penting dari penyaliban hingga pemakaman.
Selain pemuda GMIT, perayaan Jalan Salib juga dilaksanakan di gereja-gereja lain di Kota Kupang, seperti Gereja Efata Liliba dan Gereja Santo Fransiskus. Kegiatan ini menjadi momentum bagi umat Kristiani untuk merefleksikan makna pengorbanan dan memperkuat iman mereka menjelang peringatan Jumat Agung.
![Ribuan Pemuda GMIT Laksanakan Prosesi Jalan Salib Menyambut Jumat Agung | flamingballofwreckage [original_title]](https://flamingballofwreckage.net/wp-content/uploads/2026/04/1775187759_a9a7c01f458521a06e01.jpg)