Flamingballofwreckage.net – Pertemuan antara Manchester United dan Manchester City dalam pekan ke-22 Liga Primer Inggris musim 2025/2026 menyajikan sejarah yang kontras. Manchester United, yang tengah berjuang menemukan identitas di bawah pelatih Michael Carrick, berhadapan dengan Manchester City yang sudah mapan di bawah asuhan Pep Guardiola.
Rivalitas ini mulai memanas pada September 2009, ketika Sir Alex Ferguson menyebut City sebagai “tetangga berisik,” setelah kemenangan dramatis United di Old Trafford. Pernyataan tersebut muncul menyusul langkah agresif City di bursa transfer pascapengambilalihan oleh Sheikh Mansour. Sejak saat itu, keadaan berubah drastis setelah City mengalahkan United 6-1 pada Oktober 2011, menandai pergeseran kekuatan yang nyata.
Sejak Ferguson pensiun pada 2013, City mengambil alih dominasi, di mana kedatangan Guardiola pada 2016 mengubah Derby Manchester menjadi simbol keberhasilan taktik. Dalam 30 pertemuan, Guardiola mencatat 16 kemenangan melawan United, mencerminkan kesulitan tim lawan untuk mengatasi filosofi permainannya.
Hingga 2026, posisi kedua tim sangat kontras. Manchester United terpuruk di urutan ke-7 klasemen dengan 32 poin dan hanya meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. Sementara itu, City terus mengincar posisi puncak dengan 43 poin dan tidak terkalahkan dalam 13 pertandingan terakhir.
Meski begitu, United memiliki sedikit kepercayaan diri setelah meraih gelar Piala FA 2024 dan menang tipis 2-1 di Etihad pada Desember 2024. Carrick diharapkan mengadopsi strategi pragmatis dengan memanfaatkan transisi cepat untuk menembus pertahanan tinggi City. Pertandingan ini menjadi ujian bagi Carrick sebagai manajer permanen dan kesempatan bagi United untuk membuktikan kembali keperkasaannya di depan publik Old Trafford.