Polisi Periksa Tujuh Saksi Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus telah memasuki tahap penyelidikan lebih lanjut. Kejadian ini berlangsung setelah Andrie menyelesaikan podcast di Kantor YLBHI, Jakarta Pusat, pada malam hari, Kamis, 12 Maret 2026.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold EP Hutagalung, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah memeriksa tujuh orang saksi terkait peristiwa tersebut. Saksi terdiri dari pihak yang membuat laporan polisi, tim di lokasi kejadian, serta empat individu yang berada di tempat pada saat insiden terjadi. “Pemeriksaan dilakukan secara intens berdasarkan surat perintah penyidikan,” ujarnya kepada wartawan pada Senin, 16 Maret 2026.

Hasil koordinasi dengan pihak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menunjukkan bahwa Andrie Yunus mengalami beberapa luka sebagai akibat dari penyiraman air keras tersebut. Surat pengantar visum et repertum telah disampaikan kepada pihak RSCM yang menyertakan informasi penting terkait kondisi korban.

Dengan adanya penyelidikan ini, diharapkan pelaku dapat segera diidentifikasi dan dikenakan sanksi yang sesuai. Pengusutan kasus ini menjadi sorotan mengingat meningkatnya kekerasan terhadap aktivis di Indonesia, yang sering kali menjadi korban tindakan represif.

Polisi berkomitmen untuk bekerja keras dalam mengungkap kasus ini dan menjamin keamanan seluruh aktivis. Penanganan kasus ini menjadi penting agar masyarakat dapat merasa aman dalam menyampaikan aspirasinya.

Baca Juga  Dishub DKI Jakarta Rekrut Jukir Resmi untuk Atasi Parkir Liar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *