Flamingballofwreckage.net – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengajak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memanfaatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dalam meningkatkan kualitas Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam suatu kunjungan di Surabaya, Zulkifli mencontohkan SPPG Dapur Nikmat Barokah Kedung Asem yang telah memperoleh SLHS dan sertifikasi halal, menjadikannya model bagi SPPG lainnya.
Zulkifli mengungkapkan bahwa dari total 2.110 SPPG di Surabaya, lebih dari setengahnya telah memiliki SLHS. Ini menunjukkan komitmen yang baik dalam menjaga standar gizi. “Dapur Nikmat Barokah bisa menjadi rujukan karena sudah memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN),” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya sertifikasi ini untuk meningkatkan kualitas layanan gizi kepada masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadhan. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa hingga Januari 2026, hanya 23 persen dari total 19.188 SPPG di Indonesia yang telah mengantongi SLHS. Hal ini menunjukkan perlunya usaha lebih lanjut oleh Dinas Kesehatan di berbagai daerah untuk mendorong SPPG agar memenuhi standar yang ditetapkan.
Zulkifli berharap, dengan adanya contoh SPPG yang telah memenuhi kriteria, diharapkan SPPG lainnya dapat mengikuti jejak tersebut. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan gizi di seluruh Indonesia dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, terutama dalam menyediakan makanan bergizi yang aman dan halal.