Menko Airlangga Ungkap Tarif Dagang Indonesia-AS Naik 15 Persen

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan penurunan tarif dagang Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) dari 19 persen menjadi 15 persen. Penyesuaian ini terjadi setelah Mahkamah Agung (MA) AS membatalkan kebijakan tarif yang diterapkan oleh mantan Presiden Donald Trump, serta rencana penerapan tarif global.

Dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat lalu, Airlangga menyampaikan bahwa kesepakatan yang tercantum dalam dokumen Agreement on Reciprocal Trade (ART) akan tetap berlaku setelah 90 hari dan setelah proses ratifikasi. Sesuai dengan perjanjian tersebut, sebanyak 1.819 pos tarif produk Indonesia akan mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk hingga nol persen. Produk yang diuntungkan termasuk minyak sawit, kopi, kakao, karet, serta komponen elektronik dan pesawat terbang.

Airlangga menegaskan bahwa, meskipun ada penyesuaian tarif, produk tekstil dan garmen asal Indonesia juga akan mendapatkan penghapusan tarif bea masuk dalam skema kuota tertentu. “Tarif 0 persen untuk lebih dari 1.600 produk akan membantu ekspansi pasar kita,” ujarnya.

Sebelumnya, AS mengenakan tarif 19 persen untuk produk impor dari Indonesia, namun kini diskon tarif memicu optimisme pada sektor perdagangan. Mahkamah Agung AS mengeluarkan keputusan setelah pemungutan suara yang menghasilkan suara 6-3, menyatakan bahwa Trump tidak memiliki otoritas untuk menerapkan tarif global berdasarkan Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional.

Keputusan ini mendukung usaha Indonesia untuk memperkuat posisinya di pasar AS, di tengah ketidakpastian global yang masih melanda.

Baca Juga  Meneliti Calon Lokasi Sekolah Garuda Baru di Bengkulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *