Flamingballofwreckage.net – Menjelang bulan Ramadan, Perum Bulog Cabang Banyumas, Jawa Tengah, telah melaksanakan penyaluran minyak goreng dengan merek Minyakita ke Pasar Kota Banjarnegara. Kegiatan ini bertujuan menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat menjelang bulan suci.
Wakil Pimpinan Bulog Cabang Banyumas, Muhammad Haekal, mengungkapkan bahwa penyaluran dilakukan melalui kerjasama dengan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (DKUKMP) serta Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Banjarnegara. Sebanyak 9.000 liter Minyakita telah didistribusikan kepada pengecer yang terdaftar dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).
Haekal menambahkan bahwa distribusi minyak goreng ini hanya diberikan kepada pengecer yang memenuhi syarat, yaitu terdaftar dalam aplikasi Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (Simirah) dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). DKUKMP Banjarnegara akan melakukan pendataan untuk mengatur kuota dan jadwal distribusi yang tepat.
Para pengecer yang berminat untuk mendapatkan pasokan Minyakita dapat mengajukan permohonan resmi melalui DKUKMP. Minyak yang didistribusikan diwajibkan untuk dijual langsung kepada konsumen dan tidak boleh diperjualbelikan kembali. Sesuai peraturan Kementerian Perdagangan, Minyakita dijual dengan harga eceran tertinggi Rp15.700 per liter, dengan pembatasan maksimum pembelian 12 liter per orang per hari.
Haekal menekankan bahwa distribusi yang tepat sasaran sangat penting, mengingat masih ada harga jual yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) di lapangan. Dengan inisiatif ini, diharapkan kebutuhan masyarakat Banjarnegara terhadap minyak goreng dapat terpenuhi dengan harga yang stabil menjelang Ramadan.