Flamingballofwreckage.net – Berita mengejutkan datang dari laporan kantor berita semiresmi Iran, Tasnim, yang mengklaim bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mungkin telah tewas atau terluka parah setelah serangan balasan terbaru. Dalam laporan tersebut, menyebutkan hilangnya Netanyahu dari pandangan publik selama hampir empat hari sebagai indikasi adanya kejadian signifikan.
Menurut sumber-sumber yang dikutip, selama periode tersebut, semua pernyataan terkait Netanyahu hanya disampaikan dalam bentuk tertulis tanpa disertai dengan konfirmasi dalam bentuk video atau foto. Hal ini menambah spekulasi, terutama karena kawasan di sekitar kediaman Perdana Menteri dilaporkan ditangani dengan langkah-langkah keamanan yang ketat, meskipun tidak ada penjelasan resmi yang diberikan.
Tasnim juga mencatat bahwa Menteri Keamanan Nasional sayap kanan, Itamar Ben-Gvir, dan saudara Netanyahu, Iddo, mungkin juga tewas, meskipun klaim ini belum diverifikasi. Untuk menambah ketegangan, utusan AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner, membatalkan kunjungan yang direncanakan ke Israel pada 10 Maret, yang sebelumnya ditujukan untuk melakukan pembicaraan penting mengenai perang yang berlangsung dengan Iran.
Media Israel melaporkan pembatalan tanpa memberikan alasan, dan baik pejabat AS maupun Israel belum memberikan komentar resmi mengenai situasi tersebut. Beberapa sumber menyebutkan bahwa kemungkinan terdapat perbedaan pandangan antara Washington dan Tel Aviv mengenai operasi militer terhadap instalasi minyak Iran.
Yang lebih mencolok, tidak adanya penyangkalan dari otoritas Israel akan klaim dari Iran meninggalkan ruang bagi spekulasi di kalangan media internasional. Konflik yang dimulai pada 28 Februari kini telah meluas, menewaskan lebih dari 2.000 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, dan menyebabkan pengungsian ratusan ribu orang.