KPK Sita Beberapa Ruangan di Setda Terkait Kasus Korupsi

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Setda Kabupaten Pekalongan pada Jumat (6/3). Penggeledahan ini berkaitan dengan penyelidikan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. Tim penyidik KPK mengamankan sejumlah dokumen penting yang diduga berhubungan dengan praktik korupsi yang sedang diselidiki.

Berdasarkan pantauan di lokasi, proses penggeledahan dimulai di ruang kerja Bupati Fadia Arafiq dan berlangsung hingga sore hari. Meskipun sejumlah ruangan masih tersegel, aktivitas pelayan publik di kantor tetap berjalan normal tanpa gangguan signifikan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar, mengkonfirmasi bahwa ada empat ruangan yang direncanakan untuk digeledah, termasuk ruang dinasnya.

“Setelah selesai di ruang bupati, kami akan melanjutkan penggeledahan di ruangan lain,” tutur Yulian. Selain ruang Bupati, beberapa ruang lain seperti Sekda dan Kabag Umum juga turut menjadi sasaran. Yulian sendiri menjalani pemeriksaan di Polres Pekalongan yang berkaitan dengan kasus ini, tetapi enggan memberikan keterangan lebih jauh, beralasan lebih baik untuk ditanyakan langsung kepada pihak KPK.

Saat ini, Fadia Arafiq masih menjadi satu-satunya tersangka dalam kasus korupsi tender di Kabupaten Pekalongan. Ia diduga berusaha untuk memenangkan perusahaannya dalam tender outsourcing. Kasus ini mencerminkan upaya KPK dalam memberantas praktik korupsi di tingkat daerah demi meningkatkan integritas pemerintahan.

Baca Juga  Superbank Emtek-Grab Luncurkan IPO dengan Harga Saham Rp525-Rp695

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *