Flamingballofwreckage.net – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI sedang melakukan peningkatan inovasi layanan kereta api untuk mendukung pertumbuhan pariwisata di Pulau Jawa. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan bahwa pihaknya sedang mengembangkan rangkaian kereta dengan konsep experience, luxury, dan heritage. Proyek ini saat ini sedang dalam pengerjaan di Balai Yasa Surabaya Gubeng.
Bobby menjelaskan bahwa progres tahap pertama telah mencapai 38 persen dan target uji coba akan dilakukan pada Juni 2026 sebelum peluncuran secara komersial. Inovasi ini mempertimbangkan pertumbuhan signifikan dalam sektor pariwisata Pulau Jawa. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), perjalanan wisata domestik di Pulau Jawa meningkat dari 706 juta pada 2024 menjadi 777 juta pada 2025, sebuah pertumbuhan sekitar 10,1 persen.
Kunjungan wisatawan mancanegara juga menunjukkan tren positif, di mana jumlah kunjungan naik dari 2,96 juta orang pada 2024 menjadi 3,20 juta orang pada 2025, meningkat sekitar 8 persen. Sejalan dengan itu, pengguna layanan kereta api jarak jauh oleh wisatawan asing mencapai angka 694.123 pada 2025, meningkat pesat dari tahun-tahun sebelumnya.
Bobby menekankan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap transportasi berbasis rel. Dalam desain kereta yang sedang dikembangkan, terdapat 12 kereta dengan berbagai fasilitas modern, termasuk kereta sleeper dan kereta makan ala fine dining. Desain ini mengintegrasikan elemen historis dan kenyamanan modern.
Kedepannya, KAI berencana untuk fokus pada perjalanan tematik dengan rute pilihan yang menyajikan panorama terbaik serta terintegrasi dengan destinasi wisata unggulan. Inovasi ini diharapkan dapat memperkuat peran kereta api dalam industri pariwisata nasional di Indonesia.