ISRAEL SERANG FASILITAS NUKlir IRAN, TEHERAN SIAP BALAS DENDAM

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat setelah militer Israel (IDF) melancarkan serangan udara terhadap fasilitas nuklir dan infrastruktur penting di Iran pada hari Jumat. Serangan tersebut memicu kecaman tajam dari Teheran, yang mengancam akan membalas dengan “harga yang sangat mahal” atas aksi tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan melalui platform X bahwa serangan ini dilakukan dengan koordinasi yang erat antara Israel dan Amerika Serikat. Dia menilai langkah tersebut bertentangan dengan usaha diplomatik untuk membuka kembali Selat Hormuz yang diajukan oleh Presiden AS Donald Trump.

Menurut informasi dari Pasukan Pertahanan Israel, serangan tersebut terfokus pada beberapa titik penting dalam program nuklir Iran. Di antara target utama adalah pabrik uranium di Yazd, yang merupakan satu-satunya fasilitas pemrosesan bahan baku untuk pengayaan uranium, serta reaktor air berat di Arak yang sedang dalam proses pembangunan kembali dan berpotensi memproduksi plutonium untuk senjata nuklir.

Serangan juga dilaporkan menghancurkan dua pabrik baja di Esfahan, mengakibatkan satu orang tewas dan 15 orang lainnya terluka. Melihat situasi ini, Kepala Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, mendesak semua pihak untuk menahan diri guna mencegah risiko kecelakaan nuklir yang dapat memiliki dampak luas.

Serangan ini terjadi beberapa jam setelah Trump menawarkan untuk menunda serangan ke fasilitas energi Iran, dengan syarat Teheran membuka kembali Selat Hormuz. Ketegangan di kawasan tetap tinggi, dan dampak dari konflik ini dapat memperburuk situasi di jalur perdagangan dunia.

Baca Juga  Kemendag Musnahkan 500 Balpres Pakaian Bekas Impor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *