India Meningkatkan Pengawasan Terhadap Masjid dan Madrasah di Kashmir

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – India kini meningkatkan pengawasan ketat terhadap masjid dan madrasah di Kashmir, sebuah langkah yang memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat. Mohammad Nawaz Khan, seorang warga di Srinagar, mengungkapkan penyesalannya terhadap keputusan ayahnya untuk memimpin komite pengelola masjid di wilayah tersebut. Hal ini dimulai ketika polisi mulai membagikan formulir pemprofilan masjid kepada petugas setempat, yang menciptakan suasana ketidakpastian dan ketakutan akan tindakan diskriminatif.

Formulir tersebut terdiri dari empat halaman yang meminta informasi mendetail tentang masjid, seperti sekte ideologis, pendirian, sumber pendanaan, hingga detail pribadi para pengurus masjid, termasuk kontak dan informasi keuangan. Menurut Nawaz, permohonan informasi yang begitu banyak dan rinci dirasa tidak aman, terutama di kawasan konflik seperti Kashmir, yang dikenal dengan situasi politik dan sosial yang rentan.

Pengawasan ini tidak hanya berlaku untuk masjid, melainkan juga untuk madrasah, yang merupakan lembaga pendidikan agama. Warga merasakan tindakan ini lebih sebagai upaya negara untuk mengendalikan lembaga-lembaga keagamaan, yang selama ini diharapkan menjalankan urusannya secara mandiri. Mutahida Majlis-e-Ulema (MMU), organisasi payung bagi kelompok-kelompok keagamaan di Kashmir, mengecam langkah ini sebagai upaya kontrol yang berlebihan terhadap institusi keagamaan.

Keberadaan formulir ini menciptakan ketegangan di tengah masyarakat, menyebabkan rasa ketidakberdayaan dan berbagai pertanyaan tentang privasi dan keamanan. Warga berharap agar situasi ini secepatnya dicarikan solusi yang adil dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan masalah yang ada di wilayah ini.

Baca Juga  Pengisian PDSS SPAN PTKIN 2026 Dibuka, Simak Jadwalnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *