Hakim Fokus Uji Bukti, Klaim Politisasi Korupsi Nadiem Tak Relevan

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Narasi mengenai politisasi dalam perkara Nadiem Makarim dipastikan tidak akan mempengaruhi jalannya persidangan. Hal ini disampaikan oleh Hibnu Nugroho, seorang pakar hukum dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Menurutnya, hakim dan jaksa akan tetap fokus pada pengujian bukti terhadap dakwaan yang terdapat dalam kasus ini, yang kini sudah memasuki fase krusial.

Hibnu menyatakan bahwa meskipun pihak Nadiem berupaya membangun opini tentang adanya pengaruh politik, hal itu tetap harus diuji di ruang sidang. “Kasus ini adalah perkara hukum, bukan politik. Bicara hukum adalah bicara bukti,” ungkapnya pada Jumat, 16 Januari 2026. Ia menilai legalitas dari upaya tersebut sah, tetapi tidak akan mengubah fokus dari proses pembuktian yang sedang berlangsung.

Sementara itu, Nadiem Makarim, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, menghadapi situasi yang rumit di tengah pernyataan tersebut. Di satu sisi, ia menunjukkan kekecewaannya terhadap keputusan pengadilan yang menolak eksepsinya. Namun, Hibnu menekankan bahwa baik pihak jaksa maupun hakim akan berusaha seobyektif mungkin dalam menghadapi kasus ini.

Dengan latar belakang yang rumit, masyarakat pun diajak untuk menyaksikan bagaimana proses hukum berjalan di pengadilan. Penanganan kasus ini diharapkan berjalan secara transparan, sehingga keadilan dapat ditegakkan tanpa adanya intervensi dari aspek politik. Proses persidangan ke depan akan menjadi titik perhatian bagi publik dan akan mencerminkan integritas sistem peradilan di Indonesia.

Baca Juga  Ukraina Hancurkan Sistem Rudal S-400 Rusia di Crimea

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *