Flamingballofwreckage.net – FIFA mengumumkan akan memantau situasi di Iran menyusul serangan militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat. Meski begitu, Iran dipastikan tetap akan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026, di mana sebagian pertandingan grupnya akan berlangsung di AS.
Iran berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 melalui jalur Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan tergabung di Grup G bersama Belgia, Selandia Baru, dan Mesir. Namun, ketegangan yang meningkat setelah Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan awal dari serangan rudal terhadap Iran, menimbulkan kekhawatiran tentang keselamatan selama turnamen.
Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, dalam pernyataannya menyatakan bahwa organisasi akan terus memantau perkembangan yang terjadi sebelum menentukan langkah selanjutnya. “Kami mengikuti berita mengenai situasi di Iran seperti yang Anda lakukan. Pertemuan kami hari ini menunjukkan bahwa masih terlalu dini untuk memberikan komentar lebih rinci,” ujarnya. Ia menekankan bahwa FIFA berfokus pada penyelenggaraan turnamen yang aman bagi semua peserta.
Dua pertandingan Iran akan berlangsung di Los Angeles, sementara laga melawan Mesir dijadwalkan di Seattle pada 26 Juni mendatang. Meskipun ada ketegangan yang ada, Grafstrom yakin bahwa semua pihak akan bekerja sama untuk memastikan keamanan semua tim yang berpartisipasi. FIFA berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah tuan rumah demi kelancaran acara tersebut.