Daya Tahan Astra 2025, Raih Pendapatan Rp323,4 Triliun

Flamingballofwreckage.net – PT Astra International Tbk (ASII) menunjukkan daya tahan bisnis yang signifikan pada tahun 2025, dengan mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp323,4 triliun. Meskipun dihadapkan pada tekanan harga batu bara dan pelemahan pasar mobil nasional, perseroan berhasil mempertahankan pendapatan yang solid. Angka ini mengalami penurunan tipis 2% dari Rp328,5 triliun pada tahun 2024, namun tetap mencerminkan kinerja yang stabil berkat portofolio yang terdiversifikasi.

Laba bersih Astra juga tercatat mencapai Rp32,8 triliun, mengalami penurunan 3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai Rp33,9 triliun. Laba bersih per saham turut turun 3% menjadi Rp810 dari Rp837. Dalam konteks ini, Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro, menegaskan bahwa meskipun ada tantangan eksternal, struktur bisnis yang seimbang tetap menjaga stabilitas kinerja perusahaan.

Menurut Djony, penurunan laba tahun 2025 disebabkan oleh berkurangnya harga batu bara dan melemahnya pasar mobil baru. Namun, Astra berhasil menunjukkan ketahanan bisnis, berkat kontribusi dari berbagai lini usaha. Di sektor otomotif dan mobilitas, yang menjadi kontributor utama, laba bersih tercatat stagnan di Rp11,4 triliun, meskipun pasar mobil nasional mengalami penurunan 7% menjadi sekitar 804.000 unit. Astra tetap mempertahankan pangsa pasar yang kuat di level 51%.

Kinerja ini menunjukkan adaptasi dan pengelolaan yang baik dalam menghadapi tantangan yang ada, mengindikasikan prospek yang baik bagi Astra ke depan meskipun terdapat tekanan di beberapa sektor.

Baca Juga  Kemendag Musnahkan 500 Balpres Pakaian Bekas Impor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *