Flamingballofwreckage.net – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Indonesia telah mengambil langkah cepat untuk memulihkan layanan air bersih di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, setelah banjir yang mengakibatkan kerusakan signifikan. Hingga saat ini, sebanyak 1.500 dari 3.600 rumah di wilayah tersebut sudah kembali teraliri air bersih. Hal ini diungkapkan oleh Menteri PU, Dody Hanggodo, pada Selasa, 24 Februari.
Banjir yang melanda wilayah tersebut telah mempengaruhi pasokan air bersih, menyebabkan banyak warga kesulitan mendapatkan akses. Untuk mengatasi masalah ini, pihak kementerian berencana menambah instalasi baru pada Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan kapasitas 50 liter per detik. Pembangunan ini diharapkan dapat selesai pada akhir tahun ini, demi meningkatkan aksesibilitas air bersih bagi masyarakat setempat.
Dody Hanggodo menekankan pentingnya pemulihan cepat ini demi kesejahteraan warga dan mengurangi dampak buruk yang ditimbulkan oleh bencana. Kementerian PU berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dalam memperbaiki infrastruktur yang rusak serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
Kegiatan pemulihan ini juga melibatkan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan lembaga kemanusiaan. Upaya ini diharapkan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan air bersih, tetapi juga peningkatan sistem drainase dan pencegahan banjir di masa depan.
Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berharap warga dapat segera merasakan kembali kenyamanan dan kesehatan dengan akses air bersih yang memadai, sekaligus membangun kembali kehidupan sehari-hari setelah bencana.