Kadin: Aksesi OECD Kunci RI Atasi Jeratan Pendapatan Menengah

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menganggap bahwa aksesi ke Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) merupakan langkah vital untuk membantu negara keluar dari jebakan pendapatan menengah, atau yang dikenal dengan istilah “middle income trap.” Pernyataan ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Kadin, James T. Riady, dalam komennya di Jakarta pada hari Senin.

Menurut James, untuk mencapai status tersebut, Indonesia memerlukan sebuah roadmap yang jelas. Kadin bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah meluncurkan “OECD Private Sector Playbook” sebagai panduan untuk sektor swasta, guna mendukung proses aksesi tersebut. Ia menekankan bahwa standar dan tata kelola yang ditetapkan mengikuti acuan OECD dapat menjadi peta jalan dalam menghadapi tantangan ekonomi yang ada.

Aksesi ke OECD diharapkan dapat mempercepat transformasi ekonomi Indonesia dengan memperkuat regulasi, meningkatkan standar governance, serta menciptakan lingkungan bisnis yang lebih stabil. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, sebelumnya menyampaikan target selama dua tahun untuk menyelesaikan proses aksesi ini. Hingga saat ini, Indonesia telah menyerahkan hampir 20 dari 24 bab yang diperlukan kepada OECD, yang berarti sudah mencapai 75-80 persen dari proses yang ditargetkan.

Airlangga berharap dalam dua tahun ke depan, keanggotaan Indonesia di OECD bisa rampung. Proses tinjauan teknis aksesi dijadwalkan selesai dalam tiga hingga empat tahun ke depan. Saat ini, Indonesia sudah memasuki tahap pengumpulan informasi dan menerima 20 kuesioner dari OECD serta melaksanakan misi pemeriksaan untuk menilai kebijakan lingkungan dan tata kelola publik di negara ini.

Baca Juga  Chord dan Lirik Terbaru X dari Nicky Jam dan J Balvin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *