Flamingballofwreckage.net – Marsekal TNI Yusuf Jauhari dilantik sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi pada Kamis, 15 Oktober 2026. Pelantikan ini dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah acara resmi di Jakarta, yang juga menyaksikan pengangkatan tiga wakil menteri lainnya.
Pengangkatan Yusuf Jauhari sebagai bagian dari Kabinet Merah Putih untuk periode 2024-2029 tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 42/M Tahun 2026. Dalam upacara tersebut, keempat wakil menteri mengikuti prosesi pengambilan sumpah secara serentak. Sumpah tersebut menegaskan komitmen mereka untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab kenegaraan yang telah diamanahkan.
Presiden Prabowo dalam sambutannya menekankan pentingnya kesetiaan terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan komitmen untuk menjalankan peraturan perundang-undangan dengan sepenuh hati. “Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Prabowo saat mendiktekan sumpah jabatan.
Yusuf Jauhari, yang merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1990, sebelumnya memiliki karier militer yang cemerlang. Sebagai Wakil Menteri Pertahanan, ia diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan logistik dan teknologi pertahanan negara. Dengan pengalaman dan latar belakangnya, Yusuf Jauhari diyakini dapat menghadapi tantangan di bidang yang menjadi tanggung jawabnya. Pelantikan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memperkuat sektor pertahanan dan industri di Indonesia.