Flamingballofwreckage.net – Gubernur Bali, Wayan Koster, telah menugaskan Kepala Dinas Pariwisata Bali untuk berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Badung dan Dinas Perizinan guna menyelidiki isu penjualan sejumlah hotel di Bali. Pernyataan ini disampaikan Koster di Denpasar pada hari Senin, menyusul viralnya kabar bahwa beberapa hotel di berbagai daerah menawarkan akomodasi antara puluhan hingga ratusan miliar rupiah, yang diduga disebabkan oleh kebangkrutan perusahaan dan penurunan jumlah kunjungan wisatawan.
Meskipun kabar tersebut beredar, Pemprov Bali menegaskan bahwa sektor pariwisata di Pulau Dewata saat ini tetap dalam kondisi stabil dan tumbuh positif, tanpa adanya penurunan signifikan. Berdasarkan data statistik harian, tingkat kunjungan wisatawan mancanegara tercatat stabil di angka 20.000 hingga 24.000 orang setiap hari, sementara wisatawan domestik mencapai 12.000 hingga 14.000 orang.
Gubernur Koster menekankan bahwa angka kunjungan yang konsisten menunjukkan dinamika pariwisata daerah tidak menghadapi masalah besar, dan penjualan beberapa hotel mungkin lebih berkaitan dengan proses bisnis internal perusahaan. Terkadang, perusahaan yang memiliki usaha di luar Bali menghadapi tekanan finansial, di mana keuntungan dari operasional di Bali digunakan untuk menutupi kerugian di cabang lain.
Ia juga membantah bahwa masalah kelebihan kamar akibat pembangunan hotel yang masif menjadi penyebab penjualan hotel, dengan menyatakan bahwa tingkat keterisian kamar saat ini terpantau baik, terutama di hotel berbintang dengan keterisian mencapai 80 hingga 90 persen. Koster menegaskan bahwa manajemen yang baik dan profesional menjadi kunci dalam menjaga performa sektor pariwisata Bali, sehingga kondisi ini tidak mencerminkan lesunya industri pariwisata.