Jurnalis Solo Selenggarakan Doa Bersama untuk Pewarta Foto Hilang

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Puluhan wartawan dari berbagai organisasi, termasuk Pewarta Foto Indonesia (PFI), Asosiasi Jurnalis Indonesia (AJI), dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), menggelar doa bersama di Solo untuk lima jurnalis foto dan tiga awak kapal yang hilang kontak di Selat Sunda. Peristiwa ini terjadi saat mereka melakukan reportase tentang erupsi Gunung Anak Krakatau pada 7 September silam.

Acara doa yang dipimpin oleh Yoma Riadi, Ketua PFI Solo, dihadiri oleh anggota komunitas yang menyalakan lilin dan berharap keselamatan bagi para korban. Dia menyampaikan bahwa operasi pencarian dan pertolongan masih berlangsung dan akan dilanjutkan hingga tiga hari ke depan. Saat ini, Tim Basarnas Gabungan terus melakukan upaya pencarian di perairan sekitar.

Hingga saat ini, pencarian belum membuahkan hasil, dan Yoma menekankan pentingnya solidaritas serta doa dalam mencari harapan bagi rekan-rekannya yang hilang. Pesan harapan disampaikan melalui berbagai poster yang berbunyi, “Doa terbaik untuk rekan jurnalis yang hilang kontak saat menjalankan tugas jurnalistik.”

Pentolan wartawan tersebut juga menjelaskan bahwa keberangkatan lima jurnalis foto tersebut sudah melalui pertimbangan matang, dengan menyewa kapal dari warga lokal yang memahami kondisi lingkungan setempat. Aksi doa ini menjadi simbol refleksi dan pengingat akan risiko yang dihadapi para jurnalis saat bekerja di lapangan yang berbahaya.

Keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan dukungan dan kepedulian yang mendalam terhadap keselamatan jurnalis, serta mengingatkan masyarakat akan pentingnya laporan yang akurat dalam situasi bencana.

Baca Juga  Yuma Kagiyama Raih Medali Perak di Olimpiade Milan 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *