Toyota Luncurkan EV Baru dari China dengan Teknologi Mirip Tesla

[original_title]

Flamingballofwreckage.net – Toyota sedang mempersiapkan peluncuran kendaraan listrik terbaru untuk divisi mobil mewahnya, Lexus. Langkah ini menandai pergeseran signifikan dari tradisi Lexus yang sebelumnya memproduksi sebagian besar modelnya di Jepang. Menariknya, Lexus belum memiliki fasilitas produksi di China, meskipun beberapa kendaraan untuk pasar Amerika Utara sudah diproduksi di AS dan Kanada.

Rencananya, Lexus akan mengimplementasikan teknologi baru di pasar luar Jepang sebelum kemungkinan kembali menerapkannya di dalam negeri. Teknologi utama yang diadopsi adalah metode “gigacasting”, yang awalnya diperkenalkan oleh Tesla. Metode ini memungkinkan beberapa bagian bodi kendaraan disatukan dalam satu cetakan besar, yang berpotensi mengurangi bobot hingga 20 persen serta meningkatkan kekakuan dan efisiensi jarak tempuh kendaraan.

Toyota berencana memulai produksi di pabrik baru di Shanghai pada awal 2027, dengan kapasitas awal sekitar 1.000 kendaraan per bulan, yang diperkirakan meningkat menjadi “puluhan ribu” kendaraan per tahun pada 2028. Meskipun model pertama yang menggunakan teknologi ini belum diumumkan, keputusan untuk mendirikan pabrik yang sepenuhnya dimiliki Toyota di China menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan daya saing divisi mobil mewah di pasar yang semakin kompetitif.

Produksi di China akan memungkinkan Toyota untuk menawarkan harga yang lebih kompetitif, terhindar dari bea impor, serta mendapatkan akses ke komponen dan proses perakitan yang lebih efisien. Masing-masing strategi ini merupakan langkah penting bagi Lexus untuk mempertahankan posisinya di tengah meningkatnya persaingan dari merek-merek mobil mewah China.

Baca Juga  Iran Ubah Pendekatan, Hentikan Serangan Balasan ke Israel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *